Fakta Penahanan Bupati Bangkalan oleh KPK ,Sebab Terima Suap

- Kamis, 8 Desember 2022 | 15:05 WIB
Ilustrasi uang (timcuan.com)
Ilustrasi uang (timcuan.com)

LENTERATIMES.com - KPK menahan Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron usai diperiksa di Polda Jatim. Abdul Latif diduga menerima suap untuk jual beli jabatan dengan nilai Rp50-150 juta.

Pada Kamis 8 Desember 2022, Abdul Latif dan sejumlah tersangka lainnya digiring ke gedung KPK usai diperiksa di Polda Jatim. Kemudian, pada pukul 23.41 WIB, KPK resmi menahan Abdul Latif dan lima tersangka lainnya.

Mereka mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oren. KPK menyebut dana suap itu digunakan untuk kepentingan pribadi Abdul Latif, salah satunya untuk pemeriksaan kompetensi pemilu.

Baca Juga: Buah Nanas Bisa Turunkan Kolesterol? Simak Faktanya

"Tim penyidik melakukan penahanan jadi penahanan ini dilakukan karena bukti yang cukup. Para tersangka masing-masing selama 20 hari ke depan. Pertama ada RALAI, ditahan KPK di gedung Merah Putih," ucap Firli Bahuri, Ketua KPKsaat jumpa pers, Kamis 8 Desember 2022.

Selain Abdul Latif, KPK juga menahan lima tersangka lainnya yang merupakan kepala departemen, sehingga total ada enam tersangka dalam kasus tersebut.

Berikut keenam tersangka yang ditahan:

Baca Juga: Tempat Kedai Kopi di Jakarta dengan Barista Disabilitas

  1. Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron
  2. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur Agus Eka Leandy
  3. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Wildan Yulianto
  4. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Achmad Mustaqim
  5. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Hosin Jamili
  6. Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Salman Hidayat

Duduk Perkara

Halaman:

Editor: Fauzan Al Bajili

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Yudo Margona Lakukan Mutasi Besar 223 Perwita TNI

Jumat, 20 Januari 2023 | 15:00 WIB

Kota Bogor Telah Diguncang Gempa Magnitudo 5

Minggu, 15 Januari 2023 | 06:41 WIB
X